THE BLACK DAHLIA MURDER LIVE IN CONCERT SABTU 3 NOVEMBER 2007 PUKUL 19.00. HALL BASKET A SENAYAN JAKARTA.

OPENING ACT : DEAD SQUAD , PURGATORY , BURGERKILL

VOCALS : TREVOR

GUITAR : BRIAN

GUITAR : RYAN

BASS : BART

DRUM : SHANNON

metalheads ibukota tumpah ruah di Hall Basket A Senayan, Gelora Bung Karno sabtu (03/11) untuk menyaksikan penampilan band metalcore asal Michigan Amerika, The Black Dahlia Murder. Indonesia beruntung menjadi negara pertama yang mereka kunjungi dalam rangkaian promosi album terbaru mereka “Nocturnal World Tour 2007”. Mipro, promotor yang menggelar acara ini, benar-benar mampu membuat penonton yang datang malam itu sungguh terhibur. Purgatory, band metal religi ibukota menjadi band pembuka pertama konser The Black Dahlia Murder malam itu. Penampilan mereka lumayan membuat penonton panas, namun audience yang datang dengan berbagai macam kaos band metal pujaan mereka lebih membara lagi saat Dead Squad tampil. Aksi band ini sangat menarik untuk disimak. Sound mereka yang baik ditambah permainan masing-masing personelnya yang begitu teratur menjadi nilai plus band ini. Selain itu penampilan gitaris wanita berbahaya Indonesia bermasa depan cerah, Prisa, memberikan hiburan tersendiri bagi audience. Dead Squad juga sempat membawakan lagu milik Sepultura “Arise”. saya yakin, band ini akan  merajalela dalam berbagai event tanah di tahun-tahun mendatang. Terlihat dari masa fanatiknya yang tidak pernah berhenti ikut bernyanyi sepanjang aksi mereka. Selanjutnya band hardcore legendaris asal Bandung, Burger Kill tidak memberikan kita sedikit pun waktu untuk bernafas, untuk menikmati gempuran hit hit mereka seperti “Hilang”, “Hancur”, “Atur Aku” (cover version lagu-nya Puppen). Mereka menutup penampilannya malam itu dengan lagu wajib “Sakit Jiwa”. Penonton begitu terpuaskan dengan penampilan band yang mempunyai basis masa fanatik terbanyak di industri musik bawah tanah Indonesia. Setelah itu, tanpa basa basi Trevor, Brian, Bart, John dan Shannon langsung memporak porandakan Senayan dengan nomor pembuka “Elder”. Di lagu kedua, Trevor (vokal) membuka kaosnya dan tanpa memberi kita kesempatan untuk bernafas, the black Dahlia Murder langsung menghajar masa dengan lagu “Opener”. Tanpa jeda dan tanpa ampun mereka menggerinda telinga kita dengan nomer andalan seperti “Flies”, “Statutory”, “Ring Out”, “Castle”, “Blackest” dan hits mereka yang lainnya. Meski hanya berpenampilan seadanya, lima pemuda gahar ini mampu menyajikan suguhan yang bertenaga dan membabi buta sehingga tiket yang dipatok seharga 150.000 s/d 200.000 adalah sebuah harga yang layak untuk band sekelas The Black Dahlia Murder. Mereka menutup penampilannya dengan tembang “Funeral Thirst”. Sekedar informasi, lagu ini merupakan lagu yang paling banyak diunduh dari my space mereka. Sebuah konser yang sanggup menebar aroma jantan di setiap sudut gedung, dan berhasil membuat kenangan langka bagi mereka yang beruntung menyaksikannya malam itu.