Pemerintah Indonesia mengecam keras tindakan yang dilakukan Pemerintah Israel yang telah menyerang konvoi kapal kemanusiaan Mavi Marmara di perairan Mediterania, Senin pagi.

“Tentu kita mengecam, mengutuk tindakan Israel yang mengadakan penyergapan terhadap kapal kemanusiaan ini, bahkan di luar perairannya,” kata Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa, di Istana Negara Jakarta, Senin.

Menurut Marty, tindakan tentara Israel ini merupakan pelanggaran hukum internasional karena tidak ada dasar untuk menyerang kapal yang berisi para relawan kemanusiaan yang akan membantu rakyat Palestina di jalur Gaza.

“Sebenarnya blokade Israel terhadap Gaza pun itu sendiri merupakan suatu pelanggaran hukum internasional, jadi tak ada dasar untuk menyergap, memblokade kapal dan memblokade wilayah Gaza ini. Kita kutuk, kita kecam serangan Israel tersebut,” katanya.

Sikap tegas Pemerintah Indonesia ini, lanjutnya akan dilanjutkan dengan kerjasama masyarakat internasional, termasuk dengan Palestina sendiri serta negara-negara Non Blok serta masyarakat internasional termasuk PBB.

“Tentu yang pertama adalah dengan Palestina sendiri, bagaimana sikap yang ingin ditunjukkan dengan Palestina, kita akan bekerjasama dengan negara Non Blok, negara OKI, masyarakat internasional pada umumnya untuk memastikan Israel memikul tanggung jawab atas tindakan keji yang mereka lakukan,” katanya.

sumber : http://matanews.com/2010/06/01/indonesia-kecam-penembakan-kapal-misi-kemanusiaan/